Pengurangan Dana Desa, Pemerintah Desa Ngrejo Pastikan Penanganan Stunting Tetap Berjalan
Agus Mujianto, S.A.P •
30 Apr 2026
Blitar - Pengurangan anggaran Dana Desa tahun 2026 yang mencapai sekitar 70 persen berdampak pada sejumlah program prioritas di Desa Ngrejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar, termasuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Balita dan anak dengan kasus stunting. Pemerintah Desa Ngrejo memastikan penanganan tetap berjalan terutama pada kasus anak dengan stunting.
Kepala Desa Ngrejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar Imam Suyadi, mengatakan selama ini PMT pencegahan stunting dibiayai melalui Apbdes dengan sumber dana dari Dana Desa. Sasaran program meliputi ibu hamil berisiko tinggi, anak dengan gizi buruk (wasting), anak berat badan kurang (underweight), serta anak gagal tumbuh (weight faltering).
“Sedangkan PMT stunting menjadi tanggung jawab desa dan diberikan selama satu tahun. Karena minimnya anggaran desa, kami harus melakukan efisiensi di bidang lain agar dana yang tersedia mencukupi untuk pemberian PMT stunting tahun 2026.
Ia menjelaskan, tahun ini SPPG mulai beroperasi di wilayah Kecamatan Bakung dan berharap bisa memperluas sasaran layanan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Dengan pemberian PMT ditargetkan Tahun 2026 Balita stunting di Desa Ngrejo bisa berkurang bahkan zero stunting harapannya. Pada 2025, penerima PMT dari tercatat 10 anak. Dan tahun 2026 berjumlah 10 anak.
Kepala Desa berharap, Pemberian PMT Stunting Ini menjadi solusi atas permasalahan tumbuh anak. “Mudah-mudahan nanti tercukupi, karena masalah kesehatan menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah desa saja,” ujarnya. (Ags)