Waspada El Nino Godzilla, Warga Desa Ngrejo Diimbau Hemat Penggunaan Air Bersih
Agus Mujianto, S.A.P •
08 May 2026
NGREJO – Fenomena iklim "El Nino Godzilla" yang diprediksi melanda pada periode April hingga Oktober 2026 mulai menjadi ancaman nyata bagi masyarakat di wilayah Blitar Selatan, termasuk Desa Ngrejo, Kecamatan Bakung. Anomali cuaca ekstrem ini diperkirakan akan memicu kemarau panjang yang lebih kering dan terik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.Berdasarkan data pemetaan dari BPBD Kabupaten Blitar, wilayah selatan Blitar masuk dalam "zona merah" yang sangat rawan terdampak kekeringan. Setidaknya terdapat 21 desa di 7 kecamatan, termasuk Bakung, yang kini dalam status siaga darurat ketersediaan air bersih.
Langkah Mitigasi dan Imbauan WargaPemerintah Kabupaten Blitar melalui rapat koordinasi kesiapsiagaan pada akhir April 2026 telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menekan dampak buruk El Nino. Masyarakat di Desa Ngrejo pun diminta untuk mulai melakukan langkah antisipasi mandiri:
Penghematan Air:
Gunakan air bersih hanya untuk kebutuhan pokok seperti memasak dan minum. Kurangi aktivitas yang membuang banyak air seperti mencuci kendaraan secara berlebih.
Penampungan Air:
Manfaatkan tandon atau wadah penampungan selagi sumber air masih tersedia sebelum memasuki puncak kemarau pada Agustus mendatang.
Mekanisme Pelaporan:
Jika mulai terjadi kelangkaan air yang parah, warga diimbau segera melapor melalui pemerintah desa untuk diteruskan ke BPBD guna mendapatkan bantuan dropping air bersih melalui truk tangki.
"Sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat sangat penting. Kami meminta warga proaktif melaporkan kondisi sumber air di wilayahnya agar penanganan bisa cepat dilakukan," tegas Kepala Desa Ngrejo, Imam Suyadi.
Selain ancaman krisis air bersih, fenomena El Nino 2026 ini juga diwaspadai dapat mengganggu sektor pertanian dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. (Ags/Gbr Ilustrasi AI)